gravatar

Artikel : Pelajaran Berharga dari Sebuah Lilin Harapan . . .

Ada 4 lilin yang menyala dalam sebuah ruangan, Sedikit demi sedikit habis meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.

Lilin Yang pertama berkata :
“Aku adalah Lilin Damai,
manusia tak mampu menjagaku,
maka lebih baik aku mematikan diriku saja!” Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.

Lilin Yang kedua berkata :
“Aku adalah Lilin Iman,
Sayang'nya aku tak berguna lagi.” “Manusia tak mau mengenalku, mereka hanya ingin mengikuti nafsunya tanpa melihat potensi apa yg akan terjadi..
untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.” Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya

Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara :
“Aku adalah Lilin Cinta. Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak olagi memiliki hati untuk mengenal arti cinta, memandang dan mengganggapku tak berguna.” Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.” .
Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.

Tiba-tiba Saja… Seorang anak masuk ke dalam ruangan itu, dan melihat ketiga Lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata:
“apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!”
anak itupun mengangis tersedu-sedu.

Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata :
"Jangan takut, Janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita dapat menyalakan ketiga Lilin lainnya karna aku adalah Lilin HARAPAN.”

* * *

Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.


Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN yang ada dalam hati kita….dan masing-masing kita dapat menjadi sesuatu yang berguna, seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya!

Jika sepanjang tahun ini Kamu berada dalam keadaan yang gelap dan Penuh dengan Musibah, maka peganglah satu hal, yaitu HARAPAN kamu. Jangan pernah berhenti berharap! Karna Selalu ada jalan keluar yang lebih baik. Karena harapan adalah anugerah dari Sang Pencipta yang disisipkan dalam hati setiap umat manusia.

Harapan ini akan slalu bersinar dan menjadi penghubung Kamu dengan Sang Pencipta. Hingga di suatu saat, Kamu sendirilah yang mematikannya.


Jagalah harapan yang senantiasa ada di dalam hati Kamu. Dan jadilah seperti sang Anak yang senantiasa membawa Lilin Harapan nya untuk menghidupkan lilin-lilin yang lain juga menerangi kegelapan yang berada di sekeliling kita.
Selama harapan dalam diri Kamu tetap menyala, maka akan selalu ada penerang jiwa yang akan menuntun perjalanan panjang Kehidupan Kamu Semua.


^_^



Terjemahkan..?

Artikel Terpopuler

Kunjungan Negara

Free counters!